12 07 2008
Komentar : Tidak ada komentar »
Kategori : Kegiatan
Konsol game Nintendo Wii kembali jadi lakon dalam merawat penyakit. Kali ini, Wii dimanfaatkan untuk merawat penderita penyakit otak bernama cerebral palsy.
Sekurangnya-kurangnya satu dari seribu anak-anak diprediksi menderita salah satu tipe cerebral palsy bernama hemiplegia yang mempengaruhi koordinasi gerak lengan dan kaki mereka. Nah, dengan bermain game khusus di Wii, pasien diharapkan bisa terbantu dalam mengontrol gerakannya.
Itulah proyek yang tengah digeber Newcastle University di Inggris. Sebanyak sepuluh anak yang menderita hemiplegia diminta memainkan game khusus di Wii. Menurut para ilmuwan, hasilnya cukup sukses membantu merawat kesehatan mereka.
Selasa 13 Mei 2008 baru pertama kalinya saya dengar kejadian pencurian meteran listrik. Hal ini kedengaran aneh bagi saya yang baru pertama kali tahu kejadian tersebut.
Pada waktu tersebut meteran listrik di sebuah warnet yang ada di Bandar Lampung dicuri. Beberapa asumsi terpikirkan, diantaranya apakah persaingan? atau memang ada sindikat pencurian meteran listrik?
Dilihat dari sisa-sisa pencurian nampak pengambilan meteran secara rapih dan profesional.
Dari kejadian tersebut saya kasih saran pada rekan-rekan untuk berhati-hati dan jangan menganggap remeh klo meteran gak bakalan dicuri orang karena hal tersebut benar-benar terjadi dan ternyata bukan cuman sekali itu saja kejadiannya.
Thx.
Perang spanduk, stiker, baner, dan baleho menjelang pemilihan gubernur 3 September mendatang di berbagai wilayah makin menggila. Masing-masing calon seakan berebutan menarik simpati rakyat melalui sosialisasi gambar mereka.
Bahkan, di Kota Metro, perang atribut itu terjadi mulai dari awal tahun ini. Spanduk, stiker, dan baleho tersebut tersebar merata di setiap jalan protokol dan jalan alternatif.
Seperti di Jln Jendral Sudirman, Jln Ahmad Yani, Jln Imam Bonjol dan di setiap sudut jalan-jalan utama di setiap kecamatan di Kota Metro, hampir semuanya disesaki oleh aksi atribut para calon peserta pilgub.
Sayangnya, pemasangan beragam atribut kampanye tersebut tidak tertata dan beraturan. Seperti yang terlihat jelas di tengah kota, tepatnya di bundaran depan pos polisi, yang berseberangan pula dengan kantor Pemkot Metro. Disana terlihat jelas baleho Sjachroedin ZP, Alzier, Andy Achmad SJ, Oemarsono, dan Zulkifli Anwar serta atribut partai terpasang malang-melintang.
Komentar Terakhir